Tuberkulosis (TB) Tulang

Posted: November 3, 2012 in medicine
Tags: , , ,

 

Tuberkulosis tulang adalah suatu proses peradangan yang kronik dan destruktif yang disebabkan basil tuberkulosa yang menyebar secara hematogen dan fokus jauh. Basil tuberkulosis biasanya menyangkut dalam spongiosa tulang. Pada tempat infeksi timbul osteitis, kaseasi, dan likuifaksi dengan pembentukan pus yang kemudian mengalami kalsifikasi. Berbeda dengan osteomielitis piogenik, maka pembentukan tulang baru pada tuberkulosis tulang sangat sedikit atau tidak ada sama sekali. Pada tuberkulosis tulang ada kecenderungan terjadi perusakan tulang rawan sendi atau diskus intervertebralis.

Tuberkulosis tulang paling sering terjadi di corpus vertebrae (spondilitis TB). Namun, dapat pula terjadi di epifisis tulang – tulang panjang dan menyebar ke sendi menyebabkan tuberkulosis artritis. Kejadian tuberkulosis vertebrae diperkirakan lebih dari setengah dari total tuberkulosis yang terjadi di tulang. Lokasi yang paling sering adalah vertebrae torakalis bagian bawah (lower thoracic) dan vertebrae lumbar bagian atas (upper lumbar).  Tuberkulosis vertebrae paling sering merupakan infeksi sekunder dari infeksi traktus urinarius yang menyebar secara hematogen melalui pleksus Batson dari vena paravertebral.

Infeksi tuberkulosis merupakan jenis inflamasi granulomatous yang memiliki ciri khas berupa destruksi tulang yang progresif pada bagian anterior corpus vertebra dan diikuti oleh osteoporosis regional.  Penyebaran kaseasi mencegah terjadinya pembentukan tulang baru dan pada saat yang bersamaan menyebabkan avaskular segmen tulang, sehingga menghasilkan sekuestrasi khsususnya di daerah thoracic.

Secara bertahap, jaringan granulasi tuberkulosis berpenetrasi ke korteks corpus vertebrae memproduksi abses paravertebral yang merenggangkan beberapa vertebrae. Infeksi juga menyebar ke atas dan bawah vertebrae melalui ligamen longitudinal anterior dan posterior. Diskus intervertebralis yang merupakan bagian avaskular relatif resisten terhadap infeksi tuberkulosis. Pada awalnya, diskus yang berdekatan menyempit jaraknya karena dehidrasi namun akhirnya akan mengalami destruksi progresif oleh jaringan granulasi tuberkulosis.

Pemeriksaan radiografi pada stage awal memperlihatkan lesi osteolitik di bagian anterior corpus vertebrae, osteoporosis regional dan penyempitan diskus intervertebralis yang berdekatan. Pada stage yang lebih lanjut terdapat destruski ekstensif pada bagian anterior, keterlibatan vertebra lainnya dan abses paravertebral.

tb tb2

Comments
  1. ahappinessroom says:

    info yang keren…izin share ya buat bahan di buku penyembuhan TBtulang yg sdg saya tulis🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s